Jambi. Ia secara taktis mendorong Mabes Polri dan Komisi III DPR RI di Senayan untuk segera turun gunung, mengambil alih fungsi pengawasan, dan membedah perkara ini hingga ke akar-akarnya.
”Kita berharap Mabes Polri dan Komisi lll DPR RI mengusut kasus ini di Polda Jambi,” pungkasnya.
Bagi institusi Polri, desakan dari parlemen ini bukanlah sekadar riak kecil, melainkan sebuah pertaruhan besar. Transparansi dan profesionalitas dalam menguliti skandal rekrutmen ini adalah satu-satunya harga tebusan untuk memulihkan kepercayaan publik yang kini berada di titik nadir. Jika tidak, sejarah hanya akan mencatat bahwa di Jambi, keadilan pernah dijual, dan bawahan selalu menjadi tumbal yang paling mudah dikorbankan.

