benanusa.com
Gelombang Informasi Nusantara

Tim Opsnal Satreskrim Polres Kerinci Berhasil Mengungkap Kasus Curat

Benanusa.com, Kerinci – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Kerinci berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pada hari Minggu, 21 Mei 2023. Dalam laporan ini, tim Opsnal menyampaikan kronologi penangkapan serta identitas tersangka dan barang bukti yang berhasil diamankan.

Tim Opsnal menerima informasi tentang keberadaan M. Khairil, salah satu tersangka kasus curat. Pada pukul 08.15 WIB, anggota Opsnal segera bergerak dan berhasil menangkap Khairil. Dari keterangan Khairil, diketahui bahwa dia melakukan aksi curat bersama dua orang rekannya.

Pukul 09.30 WIB, anggota Opsnal mendapat informasi bahwa kedua tersangka lainnya sedang berada di Kincai Plaza Kota Sungai Penuh. Saat dilakukan penangkapan, kedua tersangka mencoba melawan dan melarikan diri. Namun, anggota Opsnal yang bertindak tegas dan terukur berhasil mengamankan keduanya. Kedua tersangka yang berhasil ditangkap adalah Khairil dan Rodital.

Setelah penangkapan, kedua tersangka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Mayjen H.A Thalib untuk mendapatkan perawatan medis. Dalam pengembangan kasus ini, diketahui bahwa Khairil merupakan seorang residivis yang pernah terlibat dalam kasus serupa pada tahun 2022.

Berikut adalah identitas lengkap tersangka yang berhasil diamankan:

Nama: M. Khairil Tempat, Tanggal Lahir: Mekar Jaya, 23 September 2004 Agama: Islam Pekerjaan: Pengangguran Alamat: Desa Mekar Jaya, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh

Nama: Rodital Priwiskal Tempat, Tanggal Lahir: Kampung Tengah, 26 Juni 2002 Agama: Islam Pekerjaan: Pengangguran Alamat: Desa Kampung Tengah, Kecamatan Koto Baru, Kota Sungai Penuh

Selain penangkapan tersangka, tim Opsnal juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Di Warung Herman, ditemukan ponsel Nokia RM-1134 dan sweter motif hitam. Sementara di Warung Pak Alzuhri, ditemukan uang sejumlah Rp 827.000, dua kotak amal yang rusak, sisa uang dalam kotak amal Baitul Nul sebesar Rp 68.150, sisa uang dalam kotak amal al-Ishlah sebesar Rp 196.200, serta satu buah linggis.

Tim Opsnal telah melakukan beberapa upaya dalam penanganan kasus ini, antara lain:

  • Mengamankan tersangka dan barang bukti.
  • Melengkapi berkas penyidikan.
  • Menyusun surat perintah pemeriksaan.
  • Melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Selanjutnya, tim Opsnal akan melanjutkan tindakan penyidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang relevan. Selain itu, berkas penyidikan juga akan dilengkapi agar menjadi lengkap dan dapat diajukan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses lanjutan.

Koordinasi dengan JPU juga akan dilakukan untuk memastikan kelancaran proses penuntutan terhadap tersangka. Seluruh perkembangan dan tindak lanjut dari kasus ini akan dilaporkan hingga proses peradilan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *