benanusa.com
Gelombang Informasi Nusantara

Ini Tugas Berat Bagi Kepala Desa Mencolok ke Depannya

Benanusa.com, Tanjung Jabung Timur – Kepala Desa Mencolok, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur punya tanggungjawab berat. Ada beberapa persoalan yang akan menjadi pekerjaan rumah supaya Desa Mencolok dapat berbenah.

Seperti diketahui, sebagian besar wilayah Desa Mencolok diduga masih berstatus Hutan Produksi. Padahal, diketahui bahwa hutan produksi merupakan kawasan hutan guna produksi hasil hutan untuk memenuhi keperluan masyarakat pada umumnya, khususnya untuk pembangunan, industri dan ekspor.

Kenyataannya, Desa Mencolok terdiri dari perkampungan dan perkebunan masyarakat. Namun, entah mengapa Desa Mencolok sebagian besar tanah yang dikuasai masyarakat diduga justru belum memiliki surat sah berdasarkan sertifikat. Kesimpangsiuran status inilah yang bisa saja menimbulkan persoalan di kemudian harinya.

Sedangkan, dari dana desa sudah beberapa tahun terakhir ini sudah kadung dikucurkan guna pembangunan fasilitas masyarakat baik dari sektor pendidikan dan pembangunan desa.

Setidaknya, benanusa mencatat beberapa  tugas terberat bagi Kepala Desa Mencolok mendatang. Berikut adalah tantangannya:

  1. Status Desa Mencolok ke depannya harus memiliki legalitas yang kuat tentang kepemilikan lahan perumahan dan perkebunan yang berkekuatan hukum berdasarkan sertifikat hak milik yang sah menurut undang-undang.
  2. Demi ketertiban dan keamanan lingkungan serta pemanfaatan tanah masyarakat yang ada di pinggir jalan guna pengembangan usaha masyarakat, Kepala Desa semestinya berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur agar mengintruksikan kepada pihak Pertamina untuk menanam pipa pendistribusian minyak dan gas supaya aktivitas penggunaan lahan masyarakat di pinggir jalan tidak terganggu.
  3. Jika status Desa Mencolok tidak lagi berada di kawasan Hutan Produksi, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur setidaknya bisa meningkatkan jalan umum untuk masyarakat ditingkatkan ke pengaspalan ataupun rigit beton. Karena akses masyarakat dari Desa Sungai Beras, Desa Sinar Wajo dan Desa Mencolok mau ke Desa Pematang Rahim dan Desa Sungai Toman sudah semestinya diaspal atau rigit beton. Hal ini berdasarkan keluhan masyarakat yang anak-anaknya mau pergi dan pulang sekolah pakaian seragam sekolahnya harus kotor terkena debu yang setiap menit dilalui perusahan raksasa ini dengan kondisi ini warga dekat dengan polusi udara yang berdampak buruk buat kesehatan masyarakat yang melalui akses jalan ini.

Reporter: Musa Sinabariba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *