Korban Sen Kiri Belok Kanan Dibuntuti Cekcok Lalu Diviralkan Berujung Dimintai Uang

Avatar

beristirahat sejenak di sebuah minimarket untuk menenangkan diri.

Dibuntuti, Dipotong, dan Diprovokasi

Nahas, niat baik korban untuk menghindari konflik tak bersambut. Pengemudi Brio hitam tersebut ternyata secara diam-diam membuntuti korban.

​Puncaknya terjadi saat korban melintas di kawasan depan Pasar TAC Sipin. Mobil Brio hitam itu secara agresif memepet motor korban. Pengemudi mobil kemudian memotong jalur secara paksa, menghalangi laju motor, dan memaksa korban berhenti di tengah jalan. Tak hanya itu, kunci motor korban juga dirampas.

​Dalam kondisi terancam, dipojokkan, dan jalannya ditutupi, korban diprovokasi. Pengemudi Brio tersebut dengan sengaja merekam kejadian itu. Merasa keselamatan dirinya dan sang istri terancam oleh intimidasi tersebut, korban bereaksi. Terjadilah aksi saling dorong yang berujung pada korban menanduk pria pengemudi Brio hitam tersebut.

​Sayangnya, potongan video saat korban bereaksi membela diri itulah yang disebarkan ke media sosial tanpa menyertakan konteks utuh bagaimana ia nyaris ditabrak dan dibuntuti. Hanya dalam hitungan menit, video itu viral, menyudutkan korban, dan mencoreng nama baiknya di mata publik.

​Mediasi di Polsek dan Tuntutan Rp5 Juta

​Karena keributan tak kunjung usai dan kunci motornya ditahan, korban dan istrinya berinisiatif mengajak pengemudi Brio dan pasangannya untuk menyelesaikan masalah di kantor kepolisian terdekat, yakni Polsek Telanaipura.

​Korban tiba lebih dulu di Polsek Telanaipura. Namun,

error: Content is protected !!