Titin Tidak Diakui, Pemprov Klarifikasi Dugaan Penipuan, Ariansyah: Pak Al Haris Terkejut Bukan Main!

Avatar

Benanusa.com, Jambi – Kelanjutan kasus dugaan skandal penipuan bermodus “Jatah Gubernur” yang mencatut nama orang nomor satu di Provinsi Jambi akhirnya memasuki babak baru. Pihak “Istana” Gubernur Jambi melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo), Ariansyah, langsung memberikan konfirmasi menohok terkait sosok terduga pelaku yang kini terungkap berinisial Bu Titin (sebelumnya ditulis inisial T).

​Waduh, ternyata bagaimana respons asli dari Pak Gubernur? Simak poin-poin klarifikasi resminya di bawah ini.

​Gubernur Al Haris Terkejut, Tegaskan Tidak Ada Hubungan?

​Mendengar namanya diseret-seret dalam bisnis haram calo CPNS dan TNI, Gubernur Jambi Al Haris disebut sangat kaget. Drs. Ariansyah, M.E,. menegaskan bahwa klaim “orang dekat” yang digemborkan oleh pelaku selama ini adalah bohong besar demi memuluskan aksinya.

​”Gubernur tentu terkejut dengan ulah Bu Titin, apalagi sampai mengaitkan dengan Gubernur. Tidak ada hubungan Bu Titin dengan Pak Gubernur,” tegas Ariansyah kepada media benanusa.

​Cuma Sebatas Anak Pelaku Jadi Walpri
​Lalu, kenapa Bu Titin bisa begitu meyakinkan sampai berani komunikasi di depan korban? Ariansyah tidak menampik jika ada relasi kerja di lingkar dalam, namun hal itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan sang ibu.

​Faktanya, satu-satunya benang merah dalam pusaran kasus ini adalah status pekerjaan anak Bu Titin. Sang anak memang benar merupakan seorang oknum anggota tentara aktif yang ditugaskan menjadi Walpri (Pengawal Pribadi) Gubernur Jambi.

Pihak Pemprov Jambi kembali mewanti-wanti masyarakat agar tidak mudah percaya dengan oknum-oknum yang menjual nama pejabat, sekalipun mereka memiliki kerabat yang bekerja di lingkungan utama gubernur.

​”Jadi, apa yang dilakukan Bu Titin adalah murni urusan pribadinya,” lanjut Ariansyah memungkasi klarifikasi.

Apakah pernyataan Kadis Kominfo Provinsi Jambi ini menjadi pembuktian akhir tidak terlibatnya Gubernur? Patut ditunggu kelanjutan polemik ini.

error: Content is protected !!