benanusa.com
Gelombang Informasi Nusantara

Mapolda Jambi Didemo Aliansi Mahasiswa Bersama Warga Kumpeh Ulu, Massa: Hentikan Tindakan Represif!

Benanusa.com, Jambi – Massa aksi Aliansi Mahasiswa Bersama Rakyat  bersama Warga Kumpeh Ulu datangi Mapolda Jambi untuk menyampaikan tuntutannya pada Senin, 24 Juli 2023.

Massa mengecam keras terhadap dugaan tindakan represif terhadap warga Desa Pematang Bedaro, Kumpeh Ulu yang sedang melakukan aksinya di depan Gerbang PT FPIL. Melalui koordinator aksinya, Ilham Alfarizi, berorasi di depan Mapolda Jambi.

“Kami menuntut untuk diadakan audiensi bersama Kapolda Jambi, Direktur PT FPIL, Tim terpadu l, Kapolres Muaro Jambi, dengan seluruh elemen perwakilan Aliansi Mahasiswa bersama rakyat beserta kuasa hukum masyarakat Kumpeh Ulu,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan ada beberapa tuntutan yang diajukan.

“Hentikan tindakan represif aparat kepolisian, bebaskan 5 tersangka yang ditahan, selesaikan konflik lahan PT FPIL dengan masyarakat Pematang Bedaro, meminta pertanggungjawaban dan maaf atas tindakan represif aparat kepolisian kepada masyarakat Pematang Bedaro, Jika PT FPIL yaitu direktur tidak hadir maka izin perusahaan tersebut harus dicabut,” katanya.

Kesepakatan untuk mediasi tersebut pun sudah diterima Polda Jambi yang ditandatangani oleh Dirintelkam Polda Jambi, Kombes Pol Ronalzie Agus.

Sementara itu, secara terpisah, warga Kumpeh Ulu yang ikut dibawa pada 20 Juli 2023 lalu memberikan kesaksian.

“Saat itu warga diangkut paksa, anak saya menangis dan sampai hari ini masih trauma ketakutan tidak mau sekolah,” ujar Marpuah.

Ia mengatakan bahwa saat penangkapan paksa ada kontak fisik yang diterima masyarakat. Selain itu, saat di dalam mobil bus pun ia mengaku ada tekanan secara verbal.

Namun demikian, pihak Polda Jambi membantah adanya tindakan represif dari aparat dan sudah melakukan prosedur dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *