benanusa.com
Gelombang Informasi Nusantara

Pemilihan Rektor Unja 2024-2028 Segera Bergulir, Ini Dia Syaratnya

Benanusa.com, Jambi – Proses pemilihan Rektor Universitas Jambi (UNJA) 2024–2028 semakin dekat. Setelah Senat UNJA memilih kepanitian pemilihan dan menyelesaikan draft akhir Peraturan Senat Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor kemarin, Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A., memberikan HUMAS UNJA penjelasan rinci tentang langkah-langkah yang akan diambil.

Di Sekretariat Senat UNJA, Prof. Dr. Syamsurijal Tan, S.E., M.A.,—juga dikenal sebagai Prof. Tan—mengatakan bahwa proses memilih rektor UNJA terdiri dari pemilihan panitia pemilihan.

Prof. Tan menyatakan bahwa ada empat tahapan yang harus kita lewati dalam memilih rektor UNJA. Mulai dari penjaringan, penyaringan, pemilihan, dan yang terakhir penetapan.

Sesuai dengan Peraturan Senat Nomor 1 Tahun 2023 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor, serta Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 21 Tahun 2018 tentang Statuta UNJA (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1352), pernyataan yang disampaikan oleh Ketua Senat tersebut.

Penjaringan adalah tahap pertama pemilihan rektor, di mana Senat UNJA membentuk panitia pemilihan, menyusun jadwal pemilihan, dan membuka pendaftaran calon.

Untuk menjadi rektor, kandidat harus menjadi dosen di institusi pendidikan tinggi negeri (PTN), memiliki gelar doktor, dan telah menjabat sebagai ketua jurusan atau setara selama minimal dua tahun. Dia juga harus terbuka bagi umum, kecuali untuk dosen UNJA.

Panitia pemilihan akan memverifikasi persyaratan dan menentukan minimal empat calon rektor setelah menerima nama pendaftar kandidat rektor.

Selanjutnya, tahap kedua, Penyaringan, akan dilakukan. Tiga calon rektor terkemuka akan dipilih di hadapan Mendikbudristek atau yang mewakili. Mereka akan menyampaikan visi dan misi mereka di hadapan Menteri atau yang mewakili. Nama-nama tiga calon rektor tersebut harus dikirim ke Kementeruan paling lambat 21 Januari 2024.

Untuk periode 2024–2028, pemilihan rektor akan dilakukan pada awal November, menurut Senat UNJA. Kita tidak akan mengadakan pemilihan sebelum batas akhir.”

Tahap ketiga adalah proses pemilihan. Menurut Ketua Senat UNJA, pemilihan rektor harus dilakukan paling lambat dua minggu sebelum masa rektor berakhir pada 4 Januari 2024. Menteri atau yang mewakili harus hadir di acara tersebut.

Setelah pemilihan rektor, tahap keempat akan dimulai: Mendikbudristek memilih Rektor UNJA untuk periode 2024–2028, dengan suara Senat berbobot 65% dan suara Kementerian berbobot 35%.

Saya berharap pemilihan rektor yang akan datang akan adil dan anggota Senat akan dapat memilih rektor terbaik dari calon-calon yang ada. Kami memilih kandidat yang memiliki kemampuan, karakter, pengetahuan, keterampilan manajemen, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. Beliau berharap agar pemilihan tidak terbatas pada komunitas atau kolegial tertentu.

Ketua Senat mengakhiri dengan mengatakan, “UNJA harus bisa bersaing dengan kampus-kampus lain. Tantangan UNJA ke depan adalah dapat bersaing lebih tinggi lagi dalam hal perankingan dan daya saing akreditasi Prodi. Semoga Rektor terpilih nantinya mampu membawa UNJA menjadi lebih bermutu dan berdaya saing untuk ke depan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *