benanusa.com
Gelombang Informasi Nusantara

IPW Sebut Ferdy Sambo Bisa Dipidana Karena Hal Ini

Benanusa.com, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai Inspektur Jenderal Ferdy Sambo dapat dipidana karena melanggar prosedur olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). IPW mengatakan, pelanggaran kode etik berat itu bisa dianggap melanggar Pasal 221 dan Pasal 233 KUHP.

“Dalam pelanggaran kode etik itu juga termasuk perbuatan pidana,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso lewat keterangan tertulis, Minggu, 7 Agustus 2022 seperti dikutip tempo.co.

Dalam Pasal 221 KUHP, diketahui mengatur tentang perbuatan menghalangi penyidikan. Sedangkan, Pasal 233 KUHP mengatur tentang penghilangan barang bukti. Menurut Sugeng, perbuatan itu bisa dipidana paling lama 4 tahun penjara.

“Apabila Ferdy juga terbukti menyuruh mengambil CCTV yang bukan miliknya, maka dia bisa dipidana. Perbuatan itu bisa dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” katanya.

Sugeng mengatakan, penempatan Ferdy Sambo di Mako Brimob bisa melancarkan proses pemeriksaan oleh Inspektorat Khusus atau Tim Khusus. Inspektorat memeriksa mengenai pelanggaran kode etik, sementara Timsus mengecek tentang unsur pidana.

Sementara itu, Polri menyatakan mantan Kadiv Propam Polri itu akan ditempatkan di lokasi khusus di Markas Komando Korps Brigade Mobil selama 30 hari. Penempatan itu sesuai dengan instruksi dari Inspektorat Khusus Polri.

“Info dari Itsus selama 30 hari,” kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, 7 Agustus 2022 melansir dari tempo.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *