Benanusa.com, Jambi – Seorang anak bawah lima tahun (balita) berinisial KK akhirnya ditemukan. Anak berusia 4 tahun tersebut sempat dikabarkan hilang oleh keluarganya.
Efendi, datuk korban menuturkan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal sekira pukul 16.00 WIB.
“Dulu pernah bapak dan ibu korban ini ribut sama tetangga. Kondisi orang tua korban sekarang shock,” ujarnya.
Ketua RT 28, kelurahan Rawasari, Helmi membenarkan penemuan korban.
“Benar Pak. Proses evakuasi dilakukan langsung oleh Polda Jambi,” tuturnya.
Sebelumnya, korban, dikabarkan hilang pada Sabtu (23/07/2022).
Partinem, tante korban menjelaskan, pada Sabtu tanggal 23 Juli 2022 sekitar pukul 08.00, korban dibawa orangtuanya bermain ke tempat saudaranya daerah Kuburan Cina. Namun sekitar jam 8.30 WIB, korban izin untuk pulang ke rumah yang lokasinya tidak jauh.
“Waktu Keyla ini pergi, memang dia melihat ke arah lain, tapi kan kita gak tau mungkin dia mau ambil mainannya. Pas ibuknya jemput jam 9 ke tempat dio main ni, tapi Keyla ini gak ada. Dicariinlah terus sampai sekarang,” tuturnya.
Partinem pun menyebut, setelah tahu anak tersebut hilang, orangnya langsung melaporkan kepada kantor keluranan setempat.
“Setelah dari kantor kelurahan, akhirnya mamaknyo ini melapor ke Polsek,” katanya.
Selang beberapa waktu setelah dilaporkan, pihak keluarga sang anak mendapat pesan melalui aplikasi WhatsApp.
Dalam pesan tersebut disampaikan ancaman untuk mencabut laporan.
“Ada pihak keluarga yang masih sedulur dengan Keyla ini dapat pesan dari no tak dikenal, bilang kalau ‘anak bapak udah dilaporkan ke polisi yo, kalau anak ini mau aman, cabut laporannyo’ gitu bunyi dalam pesan itu,” tuturnya.
Orang tua korban yang takut dengan ancaman tersebut pun bergegas mencabut laporan tersebut.
“Setelah itu, keluarga korban ini jawab pesan tersebut, kalau laporan sudah di cabut dan kini menunggu jawaban dari nomor yang tak dikenal itu,” katanya.
Proses evakuasi korban pun langsung disaksikan oleh keluarga korban dan warga sekitar. Tampak mobil INAFIS (Indonesia Automatic Fingerprint System) dari Kepolisian Daerah (Polda) Jambi di lokasi kejadian.

