Kisah Wali Kota Pertama New York, Seorang Pedagang Bulu Asal Inggris

data-start=”1742″ data-end=”1759″>Thomas Willet, yang lahir di Norfolk, Inggris, pada tahun 1610.

Willet tiba di Koloni Plymouth pada tahun 1629 — koloni pertama orang Inggris di benua Amerika. Ia kemudian diangkat menjadi Wali Kota New York pada tahun 1665 oleh Gubernur Richard Nicolls, dengan sejumlah alasan yang cukup menarik.

Menguasai Bahasa Belanda dan Bahasa Suku Indian

Salah satu alasan utama pengangkatannya adalah karena Thomas Willet fasih berbahasa Belanda serta memahami bahasa lokal suku Indian.
Kemampuan ini membuatnya menjadi sosok penting dalam menjembatani komunikasi antara pendatang Eropa dan penduduk asli.

Mengutip laman rampagelaw.com, saat itu banyak warga Belanda yang tinggal di wilayah tersebut, sehingga kota New York sempat dikenal dengan nama New Amsterdam.
Sebagian besar dari mereka adalah pedagang bulu yang tergabung dalam Perusahaan Dagang Belanda (VOC).

Karena penguasaan bahasanya yang luas, Willet sering ditugaskan mendampingi rombongan negosiasi ke wilayah utara, termasuk ke Iroquois, untuk menjaga hubungan baik antara suku Indian dengan pemerintah Belanda yang kemudian beralih ke Inggris.

Thomas Willet, Sang Pedagang Bulu

error: Content is protected !!