Krisis Siber Belum Tuntas, Gaya Santai Direksi Bank Jambi Mulai Disorot Publik

Avatar

mempercepat kepastian recovery bank. Karena persepsi seperti itu bisa sangat merusak citra institusi,” tegasnya.

Romiyanto menilai, semakin lama situasi ini dibiarkan tanpa langkah besar yang meyakinkan masyarakat, maka potensi perpindahan loyalitas nasabah ke bank lain akan semakin besar.

“Nasabah sekarang tidak serumit dulu. Mereka tinggal pindah aplikasi, pindah transaksi, pindah QRIS. Dan kalau kebiasaan itu sudah berubah, mengembalikan kepercayaan akan jauh lebih sulit. Kalau sudah kepercayaan publik rusak. Maka, inilah fase ambang kehancuran bank 9 Jambi di tangan Pimpinan yang tidak tepat,” tutupnya.

error: Content is protected !!