Didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, BBKSDA Pasang Kamera Pemantau di Kecamatan Sitinjo. Ini Penyebabnya!

SIDIKALANG – Tim petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang dipimpin oleh Wahman Tarigan memasang trap camera atau kamera pemantau di empat titik strategis di kawasan hutan yang ada di Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Proses pemasangan yang dilakukan beberapa waktu yang lalu itu didampingi oleh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dari Kepolisian Resort (Polres) Dairi, Bripka S Ginting.

Di samping itu, ikut mendampingi Sersan Satu (Sertu) Adjilian Putra selaku petugas Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 02/Sidikalang, Komando Distrik Militer (Kodim) 0206/Dairi.

Pemasangan kamera pemantau itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Media, Minggu (12/1/2025), dilakukan sebagai langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi satwa yang dikategorikan sebagai satwa yang dilindungi.

Hal ini merujuk pada penemuan jejak kaki di area perladangan warga. Tentu saja jejak kaki harimau tersebut memicu kekhawatiran warga sekitar, sekaligus memunculkan kebutuhan akan langkah konservasi yang lebih intensif terhadap satwa harimau.

Bersama enam anggota Tim BBKSDA, Wahman Tarigan, mengatakan kamera pemantau dipasang di lokasi-lokasi strategis yang diduga menjadi jalur perlintasan satwa liar, khususnya harimau.

“Lokasi tersebut dipilih berdasarkan analisis jejak dan tanda-tanda aktivitas satwa yang ditemukan di sekitar area perladangan warga,” kata Wahman Tarigan.

Sertu Adjilian Putra, yang turut terlibat aktif dalam kegiatan ini, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa.

“Kami berharap warga segera melaporkan jika menemukan jejak atau tanda-tanda pergerakan harimau. Kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sangat penting untuk mendukung keberhasilan upaya konservasi ini,” tegas Sertu Adjilian.

Pihaknya pun menegaskan bahwa pemasangan kamera trap di Kecamatan Sitinjo tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga, tetapi juga mempertegas pentingnya kerja sama dalam upaya pelestarian lingkungan.

Ke depan, ujarnya, diharapkan hasil pantauan dari kamera ini dapat memberikan data yang bermanfaat bagi langkah-langkah konservasi berikutnya.

“Dengan demikian hal ini sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan dan satwa liar,” tegas Sertu Adjilian Putra.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!