Jadwal Hasil Audit Bank 9 Jambi dan Rencana Upgrade Teknologi

Benanusa.com, Jambi – Pasca-serangan siber yang berujung pada raibnya dana nasabah hingga Rp 143 miliar, Bank Jambi akhirnya merilis langkah-langkah pemulihan. Melalui RUPS pada Senin (20/4/2026), Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, mengumumkan penambahan 9 mesin ATM di kantor pemerintahan, aktivasi mesin setor-tarik tunai (CRM), serta perpanjangan jam layanan ATM hingga pukul 20.00 WIB.

Namun, di tengah krisis kebobolan 6.000 rekening nasabah, respons manajemen ini terkesan sangat dangkal. Alih-alih memberikan jaminan komprehensif mengenai perbaikan celah keamanan, publik justru disuguhi “kosmetik operasional” yang sama sekali tidak menyentuh akar permasalahan dari tragedi perbankan ini.

Upgrade Sistem yang Terlambat dan Menjadi Bumerang

Dalam keterangannya, Khairul mengakui bahwa aktivasi Mobile Banking terhambat karena pihak bank diminta mengganti infrastruktur teknologi dengan yang baru. Ia menyebutkan bahwa proses upgrade Core Banking System (CBS) dari versi 12 ke versi 24 sebenarnya sudah berjalan sejak tahun lalu. Namun, karena serangan siber, target penyelesaian yang semestinya bulan Mei terpaksa diundur ke bulan Juli atau Agustus 2026.

Kritik Kritis: Pengakuan ini justru menjadi senjata makan tuan. Fakta bahwa Bank Jambi masih menggunakan sistem usang (versi 12) di tengah tingginya ancaman kejahatan siber modern menunjukkan adanya kelalaian

error: Content is protected !!
Exit mobile version