Buka Jalur Medan – Jakarta, Pelita Air Lakukan Penerbangan Perdana

Kualanamu – Jalur gemuk dan basah dari Medan ke Jakarta benar-benar memikat siapa pun pelaku industri penerbangan nasional. Yang terbaru adalah maskapai Pelita Air, salah satu badan usaha milik negara (BUMN).

Pelita Air mulai membuka penerbangan rute Medan – Jakarta dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Senin (16/12/2024).

Prosesi seremonial diawali dengan salute water pada saat pesawat Pelita Air mendarat di Bandara Kualanamu. Selanjutnya, peresmian ditandai dengan pemotongan pita bunga

Kata Vice President Commercial Regular Pelita Air, Ferdian, penerbangan perdana dari Medan ke Jakarta membawa 165 orang penumpang.

“Provinsi Sumut merupakan daerah ke-14 yang menjadi tujuan rute Pelita Air. Alhamdulillah, momentumnya tepat, rute Medan – Jakarta direspons sangat bagus oleh masyarakat,” kata Ferdian.

“Beberapa kali di media sosial (medsos) masyarakat bertanya kok Medan enggak dilewati, karena konsep Pelita Air dari awal adalah terbang dari Sabang sampai Merauke,” kata Ferdian.

Ferdian juga mengharapkan, Pelita Air dapat memberikan manfaat pada Sumut, baik untuk sektor pariwisata, perhubungan dan perekonomian.

Namun tentunya Pelita Air juga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar pada masyarakat Sumut.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Agustinus Panjaitan, mengatakan kehadiran Pelita Air ini merupakan langkah tepat untuk mendukung pengembangan sektor transportasi di Sumatera Utara.

“Kami mengapresiasi komitmen Pelita Air yang telah memperkuat konektivitas udara di Sumut. Ini menjadi tonggak penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, mobilitas masyarakat, dan pariwisata daerah,” ujar Agustinus Panjaitan.

Ia menilai transportasi udara memainkan peran vital dalam mempercepat pergerakan manusia, barang, dan jasa.

Dengan hadirnya Pelita Air, kata Agustinus, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan efisien.

“Rute Medan – Jakarta ini tidak hanya memperkuat aksesibilitas antarwilayah, tetapi juga membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi dan pariwisata di Sumut,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa Sumut memiliki berbagai destinasi unggulan seperti Danau Toba dan kawasan Geopark Dunia, memerlukan transportasi yang andal untuk mendukung lonjakan kunjungan wisatawan.

“Kehadiran Pelita Air dapat membantu meningkatkan daya tarik Sumut sebagai destinasi utama di Indonesia bagian barat,” kata Agustinus Panjaitan.

“Kami percaya kehadiran Pelita Air akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha. Kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa sektor transportasi adalah kunci dalam mendukung kemajuan daerah,” kata Agustinus.

Agustinus mengingatkan tentang pentingnya sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk terus memperkuat sektor transportasi.

“Kami berharap Pelita Air dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan transportasi yang lebih baik di Sumut,” kata dia.

“Ini baru langkah awal dari perjalanan panjang untuk membangun transportasi yang modern dan inklusif,” tegas Agustinus Panjaitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!