Dicopot Sementara Dari Wakil Dekan, Ternyata Oknum Dosen yang Digrebek Juga Kandidat Komisaris Bank Jambi

lanjutnya.

​Bola Panas di Meja Bank 9 Jambi

​Keputusan Rektor UIN Jambi ini secara otomatis melempar bola panas ke Panitia Seleksi (Pansel) Bank 9 Jambi. Publik kini mempertanyakan bagaimana mungkin seorang kandidat yang telah dicopot jabatannya akibat skandal asusila dan dilaporkan ke Polda Jambi atas dugaan perzinahan, masih bisa memegang status calon petinggi perbankan daerah.

​Integritas adalah syarat mutlak dalam Fit and Proper Test perbankan. Dengan status penonaktifan dari kampus dan laporan pidana yang sedang berjalan, Pansel Bank 9 Jambi kini memikul beban moral untuk segera mendiskualifikasi DK demi menjaga kepercayaan nasabah.

​Desak Proses Hukum dan Sidang Etik
​Rektor Prof. Kasful Anwar memastikan bahwa proses ini tidak akan berakhir pada penonaktifan jabatan sementara saja. Beliau memerintahkan pemeriksaan etik secara menyeluruh untuk menentukan sanksi lanjutan yang lebih berat dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

​”Saya telah memerintahkan agar yang bersangkutan diperiksa secara etik untuk memastikan kebenaran peristiwa ini. Jika terbukti melanggar, kami akan mengambil langkah tegas sesuai regulasi yang berlaku,” kata Rektor dalam rilis.

​Beliau juga mengirim pesan keras kepada DK agar tidak mencoba bermain api di ranah hukum. “Kami meminta yang bersangkutan menghormati segala proses hukum yang berjalan di Polda Jambi dan berkomitmen untuk tidak melakukan intervensi apa pun,” pungkasnya.

error: Content is protected !!
Exit mobile version