Sampah Bisa Menjadi Sumber Cuan, Begini Caranya!

MEDAN – Sampah yang banyak berserakan dan menjadi problem perkotaan, termasuk di Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara (Sumut), ternyata bisa menjadi sumber cuan atau keuntungan ekonomis bagi masyarakat yang kreatif.

“Bagaimana caranya mendatangkan cuan dari sampah? Ya kita kerjasamakan dengan bank sampah, yang bakal muncul di tahun anggaran 2025 nanti,” ucap anggota Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Medan, Reza Pahlevi Lubis.

Hal itu ia ungkapkan saat menyosialisaikan peraturan daerah (Perda) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Persampahan, pada kegiatan pembentukan Perda dan peraturan DPRD, sub kegiatan sosialisasi Perda yang dilakukan bersama DPRD dan Pemda.

Kegiatan tersebut dilakukan di lapangan mini lingkungan 19 blok 12, Jalan Mawar 12 Simpang Filisium 1, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Medan, Minggu (15/12/2024) sore.

Hadir dalam acara sosialisasi itu M Indra Utama sekaku Direktur Pengolahan dan Pengembangan Bank Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Medan yang mewakili Pemko Medan, dan Sekretaris Kelurahan Helvetia Tengah Mayasarah Butarbutar.

Kepada puluhan warga setempat, Reza mengajak masyarakat untuk bisa memanfaatkan sampah sebagai jalan mendapatkan tambahan cuan, yang bisa digunakan kembali untuk kebutuhan rumahtangga, bahkan untuk tabungan.

“Jika bank sampah nanti berhasil, maka akan bisa dianggarkan untuk 2025 untuk tempat bank sampah. Agar tidak lagi dikumpulkan di masing-masing rumah warga, tetapi sudah ada tempatnya yang difasilitasi oleh pemerintah lewat anggaran yang sudah diajukan,” kata dia.

“Karena sampah ini merupakan PR kita bersama, tidak hanya tugas dari DLH, kecamatan, dan instansi pemerintah saja. Tetapi, kesadaran masyarakat juga harus ada, karena sampah berasal dari kita juga sehari-harinya,” tuturnya lebih lanjut.

Dengan adanya sosialisasi Perda tersebut, Reza mengharapkan bangkitnya kesadaran masyarakat secara keseluruhan untuk mencintai lingkungan, dengan menjaga kebersihan, keindahan, dan kesehatan.

“Sekali lagi, masyarakat sudah diberikan kesempatan dalam mengelola dan mengembangkan sampah menjadi penghasilan yang bisa memberikan cuan,” kata Reza.

“Jadi harus diambil kesempatan ini oleh masyarakat, karena memang peluang untuk menjadikan sampah penghasilan, tanpa ada modal apapun, hanya sampah,” saran Reza.

Reza Pahlevi Lubis menegaskan, sementara itu untuk pengadaan mesin-mesin yang akan mendukung kegiatan sudah tersedia di DLH Kota Medan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!