Benanusa, Jambi – Langkah berat Romi Haryanto untuk maju dalam kontestasi politik provinsi Jambi belum berakhir. Setelah perahu politik tempat ia dibesarkan (Partai Amanat Nasional) tak mengusung namanya, ia terus bergerilya mencari dukungan partai.
Strategi yang sempat dicoba adalah menggaet partai golkar dengan menjadikan salah satu kader potensialnya yakni Saniatul Lativa sebagai bakal calon wakilnya. Poster mereka sudah tersebar di mana-mana.
Namun, lagi-lagi, kader asli Golkar tersebut justru tidak mendapat rekomendasi partai. Saniatul Lativa pun mengundurkan diri sebagai calon wakil yang mendampingi Romi maju menantang petahana.
Menolak patah arang, Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dua periode itu berencana maju menggandeng pasangan baru yaitu mantan Pangdam II Sriwijaya, Letjen (Purn) Sudirman.
Romi mengamankan dukungan 4 parpol sebagai kendaraan politik mengantarkan ke kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi.
“Ya, B1 KWK partai PKN sudah diserahkan ke Romi di Kantor PKN di Menteng,” ujar Eko Harwanto, Ketua Pimpinan Daerah Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Jambi, Selasa (27/8/2024).
Eko mengatakan, sebelum PKN, Romi juga telah menerima SK B1 KWK dari Partai NasDem, PSI dan Gelora. “Sudah fix, tidak ada perubahan. Insya Allah hari Kamis mendaftar ke KPU,” tutur Eko.
Dengan empat partai ini, Romi-Sudirman sudah memenuhi syarat dukungan lebih dari 8,5 persen suara sah hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 lalu. “Alhamdullilah suara kita lebih dari 10 persen,” ujar Eko.
Dengan begitu Romi – Sudirman akan menjadi penantang pasangan petahana Al Haris – Abdullah Sani (Haris-Sani) yang diusung oleh koalisi besar partai parlemen dengan jumlah 49 kursi.

