video sepotong, serta menghadapi tuntutan ganti rugi yang dinilai tidak masuk akal dan mengarah pada dugaan pemerasan, korban akhirnya mengambil langkah tegas hukum.
Pada Kamis siang, 21 Mei 2026, korban secara resmi mendatangi dan memohon bantuan hukum kepada LBH Makalam Justice Center. Permohonan tersebut langsung direspons. Tim kuasa hukum LBH Makalam kini resmi memberikan pendampingan penuh kepada korban.
Kehadiran LBH Makalam dipastikan akan mengawal ketat proses hukum di kepolisian agar berjalan transparan dan objektif. Lebih dari itu, pendampingan ini menjadi langkah krusial untuk memulihkan nama baik korban yang terlanjur tercemar, serta menuntut keadilan atas rentetan intimidasi di jalan raya yang membahayakan nyawa korban dan istrinya.
