Kajati Jambi Buka Suara, Pastikan Tidak Ada Rekruitmen Jalur Titipan

Benanusa.com, Jambi – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, akhirnya turun gunung merespons meledaknya skandal sindikat percaloan yang memeras warga hingga Rp400 juta dengan modus menjanjikan kelulusan menjadi jaksa.

​Kajati secara tegas mematahkan narasi “jatah khusus” atau “jalur titipan” yang dimainkan oleh terduga pelaku. Ia memastikan bahwa saat ini institusi Korps Adhyaksa sama sekali tidak sedang membuka keran rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).

​“Sampai saat ini belum ada perekrutan CASN dari Kejaksaan. Apabila nantinya ada proses tersebut, pasti akan diumumkan secara resmi melalui website resmi Kejaksaan dan kanal informasi resmi lainnya,” tegas Sugeng, Sabtu (9/5/2026).

​Seleksi Transparan, Warga Diminta Lapor Polisi

​Sugeng menjabarkan bahwa penerimaan calon Jaksa selalu berjalan di bawah mekanisme yang sangat ketat, terbuka, dan transparan. Prosesnya memakan tahapan panjang mulai dari seleksi administrasi hingga pemeriksaan kesehatan yang terukur. Karena itu, ia memastikan tidak ada celah bagi mekanisme di luar prosedur resmi.

​Lebih lanjut, Kajati Jambi menginstruksikan masyarakat untuk tidak mudah terpedaya oleh oknum-oknum makelar kasus atau calo rekrutmen. Ia meminta warga segera mengambil tindakan hukum jika menemukan praktik kotor semacam ini.

​“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati apabila ada orang yang menawarkan bisa menjadikan seseorang sebagai jaksa ataupun meluluskan dalam seleksi tertentu dengan meminta imbalan. Jika menemukan hal seperti itu, segera laporkan kepada kami maupun kepada pihak berwajib,” imbaunya dengan nada peringatan.

​Sikap tegas Kejaksaan ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari jerat penipuan berkedok rekrutmen, serta menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

error: Content is protected !!
Exit mobile version