Kritik Keras Kuasa Hukum Korban: Polda Jambi Belum Minta Maaf, Desak Pelaku Oknum Polisi Dan Sipil Dipamerkan ke Publik

Kritik Keras Kuasa Hukum Korban: Polda Jambi Belum Minta Maaf, Desak Pelaku Oknum Polisi Dan Sipil Dipamerkan ke Publik

Benanusa.com, JAMBI – Penanganan kasus dugaan rudapaksa yang melibatkan oknum polisi di Jambi terus menuai sorotan. Putra Tambunan, S.H., M.H., selaku Kuasa Hukum Korban dari LBH Makalam Justice Center, mendesak Polda Jambi untuk tidak menutup-nutupi identitas para tersangka.

Putra menyayangkan prosedur penanganan yang terkesan kurang terbuka. Ia meminta kepolisian segera menghadirkan pelaku di depan media agar memberikan efek jera dan bukti keterbukaan informasi.

“Kami meminta Polda Jambi transparan dengan mempublikasikan wajah para pelaku. Publik harus tahu siapa saja oknum yang telah tega merudapaksa klien kami, dan siapa melakukan apa dan bagaimana mereka melakukan pemaksaan terhadap klien kami” tegas Putra Tambunan, S.H., M.H.

Selain menuntut transparansi, Putra menyayangkan sikap Polda Jambi yang hingga kini belum menemui keluarga korban. Menurutnya, belum ada itikad baik atau pernyataan maaf secara langsung dari institusi kepada keluarga, mengingat para pelaku merupakan bagian dari keluarga besar Polri. Dan dalam hal ini Putra menduga Polda Jambi gagal dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga negaranya.

“Sangat disayangkan, hingga saat ini pihak Polda Jambi belum menemui keluarga korban untuk sekadar menyatakan permintaan maaf atas perbuatan anggotanya,” ungkap Putra kepada media.

Dalam kesempatan yang sama, pihak LBH Makalam Justice Center memuji respons cepat Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, S.E yang dinilai lebih sensitif terhadap penderitaan korban dibandingkan pihak kepolisian. Pendampingan yang dilakukan Ketua DPRD dianggap menjadi titik terang bagi keluarga korban dalam mencari keadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!