Manzo, di Negara Bagian Michoacan yang ditembak saat melakukan aksi melawan geng narkoba. Manzo tewas ditembak di tengah publik pada peringatan Hari Orang Mati awal November, dan kematiannya menjadi salah satu pemicu utama demonstrasi Gen Z pekan ini.
Sebelum tewas, video viral menunjukkan Manzo ikut patroli melawan jaringan narkoba dan mendesak pemerintah federal untuk bertindak lebih tegas terhadap kejahatan kekerasan.
Di Mexico City, beberapa demonstran menumpahkan kemarahan kepada partai pendukung Sheinbaum, sementara sebagian lainnya meneriakkan, “Carlos tidak mati, pemerintah yang membunuhnya.”
Tuduhan Aksi Disusupi
Menjelang aksi pada Sabtu kemarin, Sheinbaum menuduh partai-partai sayap kanan mencoba menyusup ke gerakan Gen Z dan menggunakan bot di media sosial untuk mendorong jumlah peserta. Tuduhan tersebut dibantah para demonstran, termasuk oleh mereka yang bukan dari kalangan Gen Z.
Arizbegh Garcia (43), seorang dokter yang ikut turun ke jalan, mengatakan ia hadir untuk menuntut pendanaan lebih besar bagi sistem kesehatan masyarakat dan peningkatan keamanan bagi tenaga medis.
“[Tenaga kesehatan] juga terpapar pada ketidakamanan yang melanda negara ini, di mana Anda bisa saja dibunuh dan tidak terjadi apa-apa,” ujar Garcia, dikutip CNN.
Andres Massa (29), konsultan bisnis yang ikut dalam
