Apa Kabar Reformasi ?! 25 TAHUN REFORMASI Aktivis 98 akan Gelar Silaturahmi “Bersama atau Berhadapan?”

Jakarta – Benanusa.com, Menuju 25 tahun reformasi, para pentolan aktivis 98 tergabung dalam Konsolidasi Demokrasi Aktivis (KDA) 98 akan menggelar acara Silaturahmi dan Konsolidasi Demokrasi pada hari Senin (20/3) di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.

Acara diskusi round table yang bertemakan “Bersama atau Berhadapan?” ini akan mengangkat isu “Penundaan Pemilu dan 3 Periode vs Demokrasi dan Konstitusi”, demikian diterangkan oleh salah satu inisiator silaturahmi, Embay S, melalui email-nya ke SIB.

Sebelumnya inisiator lainnya, Niko Adrian, yang saat tahun 1998 aktivis Forum Kota (Forkot), menerangkan dalam konferensi pers KDA 98 di Jakarta Selatan, pada Rabu (15/3), acara silaturahmi akan dihadiri oleh 100 orang aktivis 98 yang pada saat mahasiswa adalah para pimpinan gerakan mahasiswa yang berjuang meruntuhkan pemerintahan Orde Baru (Orba).

“Perjuangan reformasi 98 adalah perjuangan menuntut dibukanya keterbukaan politik, pembatasan masa jabatan presiden, pemberantasan praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN), Cabut Dwi Fungsi ABRI/TNI, penurunan harga kebutuhan pokok, peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan civil society dan penegakan supremasi hukum,” ujar Niko yang berasal dari kampus UKI.

Niko mengatakan, bahwa selama 25 tahun perjalanan reformasi 1998, hanya menghasilkan keterbukaan politik semata yang semakin mengarah pada demokrasi liberal dan transaksional.

“Sementara pemenuhan tuntutan reformasi seperti peningkatan kesejahteraan, penurunan harga kebutuhan pokok, pemberantasan KKN, penguatan civil society, dan penegakan supremasi hukum semakin jauh panggang dari api,” ungkap Niko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!