benanusa.com
Gelombang Informasi Nusantara

LP2LH Pertanyakan Proyek RTH Angso Duo

Benanusa.com, Jambi – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemantau Penyelamat Lingkungan Hidup (LP2LH) menyatakan kekecewaannya terhadap proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Angso Duo. Proyek tersebut, yang memakan biaya sebesar Rp 34.578.000.000 dan dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Jambi, terkesan dipaksakan dan tidak mempertimbangkan aspek sosial dan lingkungan di area tersebut, menurut Ketua LP2LH, Hary Irawan.

Hary Irawan berpendapat bahwa sebelum proyek tersebut dilaksanakan, seharusnya sudah diperoleh dokumen lingkungan seperti SPPL, UKL UPL, atau AMDAL, mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan proyek tersebut. Dia juga menunjukkan bahwa RTH yang terletak di sebelah pasar modern Angso Duo sering kali tergenang air atau banjir saat curah hujan tinggi karena kontur tanah yang rendah dan lokasinya tepat di tepi DAS Sungai Batang Hari.

Dengan kondisi RTH yang buruk dan sudah menghabiskan puluhan miliar rupiah dari APBD Propinsi Jambi, Hary Irawan menyatakan bahwa LP2LH akan menanyakan kepada departemen yang bertanggung jawab atas proyek tersebut dan Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Jambi melalui surat resmi. Dia juga meragukan apakah RTH tersebut telah memperoleh Persetujuan Lingkungan yang diperlukan sesuai dengan Undang-Undang.

“Melalui surat resmi kami akan pertanyakan langsung apakah pembagunan RTH tersebut mengantongi Persetujuan Lingkungan Hidup sesuai dengan Undang-undang nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang PPLH beserta peraturan turunan nya karena patut diduga pembangunan RTH tersebut tidak mengantongi Persetujuan Lingkungan,” kata Harry Irawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *